Sabtu, 14 Juni 2014

Coelenterata

Coelenterata berasal dari bahasa Yunani, yaitu coelenteron yang artinya rongga. Jadi, Coelenterata adalah hewan invertebrata yang memiliki rongga tubuh. Rongga tersebut digunakan sebagai alat pencernaan (gastrovaskuler)

Namun filum Coelenterara lebih dikenal dengan nama Cnidaria. Kata Cnidaria berasal dari bahasa Yunani, cnido yang berarti penyengat karena sesuai dengan cirinya yang memiliki sel penyengat. Sel penyengat tersebut terletak pada tentakel yang terdapat di sekitar mulutnya.


Ciri – Ciri
  Merupakan Hewan multiseluler Invertebrata
  Habitatnya di laut atau air tawar
  Struktur tubuhnya radial simetris
  Memiliki sel-sel knidosit/knidoblast yang berisi organel-organel penyengat.
  Tubuh simetri radial
  Tubuhnya terdiri dari kantong dan rongga gastrovaskuler untuk mencerna makanan.
  Memiliki mulut sekaligus sebagai anus
  Memiliki tentakel yang berfungsi untuk menangkap mangsanya.
  Memiliki bentuk tubuh polip dan medusa.

  Epidermis                     : epitelium luar berfungsi sebagai pelindung
  Gastrodermis                : epitelium dalam berfungsi sebagai pencernaan, berasal dari bahan gelatin
  Gelatin                          : protein yang diperoleh dari hidrolisis kolagen yang secara alami terdapat pada tulang atau kulit binatang
  Gastovascular cavity   : rongga gastrovaskuler berfungsi sebagai usus
  Mesoglea                      : lapisan bukan sel yang terdapat di antara lapisan epidermis dan  gastrodermis
  Mulut/anus                  : Mulut dan anus pada filum ceolenterata terdapat pada satu lubang
  Body stalk                    : batang tubuh
  Tentakel                       : organ tubuh yang dapat memanjang dan fleksibel


                Coelentera hidup secara heterotrof dengan memangsa plankton dan hewan kecil lainnya yang berada di air. Coelenterata lumpuhkan mangsanya dengan menggunakan tentakelnya yang memiliki sel knidosit. Setelah mangsanya itu lumpuh, tentakel menggulung dan membawa mangsa ke mulut.
Coelenterata seluruhnya hidup di air, baik itu air laut ataupun air tawar. Sebagian besar hidup berkoloni atau soliter. Coelenterata yang berbentuk polip hidup soliter/berkoloni di dasar air. Polip tidak dapat berpindah tempat. Sedangkan coelenterata yang berbentuk medusa dapat melayang bebas di dalam air
Reproduksi seksual  dengan pembentukan gamet, gamet dihasilkan oleh seluruh coelenterata berbentuk medusa dan beberapa berbentuk polip. Reproduksi aseksual dengan membentuk tunas berupa polip yang hidup berkoloni di dasar air. 

Filum Coelenterata
  Hydrozoa
  Scyphozoa
  Anthozoa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar