Minggu, 22 Desember 2013

Drama Pembebasan Bilal Bin Rabah


Pada siang hari yang panas. Kedua majikan Bilal berbincang-bincang mengenai Bilal yang sudah masuk Islam.

Majikan 1                  :
Katanya Bilal sudah mengikuti ajaran Muhammad, betul itu?

Majikan 2                  :
Ya tuan, Bilal sudah masuk Islam.

Majikan 1                  :
Dasar sialan kau Muhammad. Kurang ajar. Kau, panggil Bilal!

Majikan 2                  :
Baik tuan!

            Tak berselang lama, Bilal pun datang menghadap kedua majikannya.

Bilal                            :
Ada apa tuan?

Majikan 1                  :
Apa yang kamu lakukan kemarin?

Bilal                            :
Saya tidak melakukan apapun tuan.

Majikan 2                  :
Bohong!!!!!!

Majikan 1                  :
Apa benar kemarin kamu menemui Nabi Muhammad dan masuk Islam?

Bilal                            :
Ya, benar tuan.

Majikan 1                  :
Sudah mulai berani kau!

Bilal                            :
Tidak tuan!

Majikan 2                  :
Aku majikan kamu! Seharusnya kamu mengikuti semua perkataanku!

Majikan 1                  :
Pecuti dia sampai dia mati jika dia tidak mau keluar dari Islam dan tidak mau mengikuti ajaranku!

Majikan 2                  :
Baik tuan!

Majikan tersebut pun menyiksa Bilal di padang pasir yang terik dan panas dan dia meletakkan sebuah batu di atas perut Bilal. Tak lama kemudian, Abu Bakar dan seorang sahabatnya datang.

Sahabat                      :
Kenapa kamu menyiksa dia sampai seperti ini?

Majikan 1                  :
Itu tidak urusanmu! Dia adalah budakku!

Abu Bakar                 :
Kalau begitu bagaimana kalau budak ini aku beli dengan 1 keping emas?

Majikan 2                  :
Hahaha, itu hanya akan membuatku melupakan kejadian ini saja.

Abu Bakar                 :
Baik, akan kuberikan berapa pun keping emas untuk membeli budak ini.

Majikan 1                  :
Berikan 3 keping emas kepadaku, lalu kau boleh ambil si bodoh ini.

Abu Bakar                 :
Berikan dia 3 keping emas!

Sahabat                      :
Ini 3 keping emas.

Majikan 2                  :
Ok, pergi sana bodoh!

            Kemudian mereka bersalaman dengan setujunya jual beli budak tersebut. Bilal mengikuti Abu Bakar dan sahabatnya.

Bilal                            :
Apa yang harus saya kerjakan tuan?

Abu Bakar                 :
Sekarang kamu bebas Bilal.

Sahabat                      :
Mari kami ajak untuk menemui nabi.

Mereka bertiga kemudian menemui Nabi Muhammad SAW. Bilal diutus oleh nabi sebagai muazin. Adalah orang yang mengumandangkan azan.

Beberapa bulan kemudian, terjadi peperangan antara kaum muslim dengan kaum kafir Quraisy. Kedua kaum berperang di gurun yang sangat tandus. Kaum muslim menyusun strategi dahulu sebelum berperang.

Abu Bakar                 :
Sahabatku, kau sebagai sayap kanan. Bilal, kau sebagai sayap kiri. Dan aku sebagai strikernya.

Bilal                            :
Aku tidak akan pulang sebelum majikanku yang kafir dulu mati!

Abu Bakar                 :
Maju............! Serang...........!

Abu Bakar dan para sahabatnya berperang melawan kaum kafir Quraisy. Bilal berusaha untuk membunuh mantan majikannya yang kafir. Setelah perang yang cukup sengit, kaum muslim pun menang. Kedua majikan Bilal mati terbunuh di tangan Bilal.

Bilal                            :
Matilah kau majikanku yang kafir!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar