Siklus
krebs adalah reaksi metabolisme antara asetil ko-A dengan asam oksaloasetat
yang terjadi setelah proses glikolisis. Reaksi ini juga disebut siklus asam
sitrat dan merupakan pusat dari sekitar 500 reaksi metabolisme yang terjadi di
dalam sel. Fase
kedua respirasi aerob adalah siklus krebs. Hasilnya adalah karbon dioksida dan
energi dalam bentuk adenosin trifosfat (ATP) yang berasal dari karbohidrat,
lemak, dan protein. ATP adalah sumber utama energi tubuh. Jalur metabolisme ini
berasal dari asam sitrat dan menghasilkan karbon dioksida sebagai limbah. Jalur
ini dapat menghasilkan energi kimia yang dapat digunakan dalam bentuk ATP. Pada
sel eukariotik, siklus krebs terjadi di dalam mitokondria.
Pada sel prokariotik seperti bakteri yang tidak memiliki mitokondria, urutan
reaksi dilakukan di dalam sitosol.
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 12 Agustus 2015
Dekarboksilasi Oksidatif
Dekarboksilasi
oksidatif adalah reaksi yang mengubah asam piruvat yang beratom 3 C menjadi
senyawa baru yang beratom C dua buah, yaitu asetil koenzim-A (asetil ko-A).
Reaksi dekarboksilasi oksidatif ini (disingkat DO) sering juga disebut sebagai
tahap persiapan untuk masuk ke siklus Krebs. Reaksi DO ini mengambil tempat di
intermembran mitokondria.
Setelah melalui reaksi glikolisis, jika terdapat molekul oksigen yang cukup maka asam piruvat akan menjalani tahapan reaksi selanjutnya, yaitu siklus Krebs yang bertempat di matriks mitokondria. Jika tidak terdapat molekul oksigen yang cukup maka asam piruvat akan menjalani reaksi fermentasi. Akan tetapi, asam piruvat yang mandapat molekul oksigen yang cukup dan akan meneruskan tahapan reaksi tidak dapat begitu saja masuk ke dalam siklus Krebs, karena asam piruvat memiliki atom C terlalu banyak, yaitu 3 buah. Persyaratan molekul yang dapat menjalani siklus Krebs adalah molekul tersebut harus mempunyai dua atom C (2 C). Karena itu, asam piruvat akan menjalani reaksi dekarboksilasi oksidatif.
Kamis, 18 Juni 2015
Kelainan Pada Sistem Saraf
Encephalitis
Encephalitis
(Yunani: encekphalos (otak) dan itis (peradangan)
adalah peradangan otak, biasanya disebabkan virus
Alzheimer
Minggu, 25 Januari 2015
Fungsi Organ-Organ Pada Tumbuhan
Fungsi akar bagi tumbuhan:
- Untuk menyokong dan memperkokoh berdirinya tumbuhan di tempat hidupnya
- Untuk menyerap air dan garam-garam mineral (zat-zat hara) dari dalam tanah
- Mengangkut air dan zat-zat makanan yang sudah diserap ke tempat-tempat pada tubuh tumbuhan yang memerlukan santo
- Pada beberapa macam tumbuhan ada yang berfungsi sebagai alat respirasi, misalnya tumbuhan bakau
- Pada beberapa jenis tumbuhan, ada yang berguna sebagai tempat menyimpan cadangan makanan atau sebagai alat reproduksi vegetatif.
Fungsi batang bagi
tumbuhan:
1. Alat respirasi/pernafasan
(melalui lentisel)
2. Menghubungkan daun
dengan akar
3. Sebagai tempat cadangan
makanan (bagi sebagian tumbuhan)
4. Alat perkembangbiakan
vegetatif buatan
5. Alat transportasi
Fungsi daun bagi
tumbuhan:
1. Sebagai tempat memasak
makanan (fotosintesis)
2. Sebagai tempat respirasi
(melalui stomata)
3. Tempat terjadinya
transpirasi.
4. Alat perkembangbiakan
vegetatif
Fungsi bunga bagi
tumbuhan:
1. Sebagai alat
perkembangbiakan generatif
2. Untuk menarik perhatian
serangga agar melakukan penyerbukan (bagi
bunga yang memiliki mahkota indah)
3. Menghasilkan biji
4. Sebagai wadah bersatunya
gamet jantan (mikrospora) dan betina (makrospora)
5. Untuk dinikmati
keindahannya oleh manusia
Fungsi buah bagi
tumbuhan:
1. Sebagai cadangan
makanan
2. Alat perkembangbiakan
3. Dimanfaatkan manusia
Senin, 05 Januari 2015
Otot Rangka
Otot rangka adalah otot yang melekat pada tulang dan dapat
bergerak secara aktif, sehingga disebut alat gerak aktif. Otot rangka memiliki
beberapa fungsi : pergerakan, menopang, dan mempertahankan postur tubuh, serta
produksi Panas. Otot rangka memiliki sifat : kontraktilitas, eksitabilitas, dan
elastisitas.
Minggu, 02 November 2014
Virus Corona
Koronavirus adalah virus dari famili Coronaviridae yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia, mamalia, dan
burung. Struktur
tubuh
virus (virion) ini terdiri dari membran,
selubung
lipid
blayer (envelope), glikoprotein
yang
menyerupai paku (spike), genom
RNA positif,
dan protein nukleokapsid. Glikoprotein
koronovirus
dapat berikatan dengan glikoprotein permukaan sel
inang
secara spesifik untuk memulai terjadinya infeksi.
Koronavirus
diklasifikasikan menjadi tiga golongan utama, golongan 1 dan 2 menginfeksi mamalia, mulai dari kelelawar hingga manusia, sedangkan golongan 3 hanya
ditemukan pada spesies avian (burung).
Infeksi
virus
ini dapat menimbulkan gejala penyakit yang bervariasi, mulai dari hampir tidak
timbul gejala apapun hingga gejala yang fatal dan cepat.
Infeksi
koronavirus
dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti bronkitis,
ensefalitis, gastroenteritis, dan
hepatitis.
Virus Ebola

Ebola
adalah sejenis virus dari genus Ebolavirus,
familia Filoviridae,
dan juga nama dari penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut.
Gejala-gejalanya antara lain muntah, diare, sakit badan, pendarahan dalam dan
luar, dan demam. Tingkat kematian berkisar antara 80% sampai 100%. Asal katanya
adalah dari sungai Ebola di Kongo.
Virus
Ebola sebenarnya termasuk salah satu virus yang menyebabkan sindrom demam
berdarah. Epidemi virus Ebola ini tinggi di daerah Afrika termasuk Zaire,
Gabon, Pantai Gading, dan Sudan.
Kamis, 10 Juli 2014
Penanganan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Limbah bahan berbahaya dan
beracun adalah bahan yang karena sifat, konsentrasi, atau jumlahnya, baik
secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemari atau merusak lingkungan
hidup, membahayakan kesehatan dan kelangsungan
hidup manusia beserta makhluk hidup lainnya. ciri-ciri limbah B3 adalah
mudah meledak, mudah terbakar, bersifat reaktif, korosif, beracun, dan
menyebabkan infeksi.
METODE PEMBUANGAN LIMBAH B3
Penanganan Limbah Gas
a.
Filter Udara

Filter udara yang dimaksudkan adalah untuk
kotoran yang ikut keluar pada cerobong atau stack, agar tidak ikut terlepas ke
lingkungan sehingga hanya udara bersih yang saja yang keluar dari cerobong.
Filter udara yang dipasang ini harus secara tetap diamati (dikontrol), kalau
sudah jenuh (sudah penuh dengan abu/ debu) harus segera diganti dengan yang
baru.
Penanganan Limbah Padat
Limbah padat biasa disebut sebagai sampah
yang meliputi sampah organik (dapat terurai secara alami) maupun anorganik
(tidak dapat diuraikan secara alami).
I. Minimalisasi limbah padat
Kegiatan ini berpedoman pada penghematan penggunaan sumber daya alam yang dapat dilakukan dengan cara-cara berikut :
Penanganan Limbah Cair
Terdapat 2 pendekatan yang
dapat dilakukan dalam menanggulangi pencemaran air yaitu pendekatan nonteknis
dan pendekatan teknis. Pendekatan nonteknis dilakukan dengan penerbitan aturan
sebagai landasan hukum bagi pengelola badan air dan penghasil limbah,
sosialisasi peraturan dan penyuluhan pada masyarakat. Sedangkan pendekatan
teknis dilakukan dengan penyediaan atau pengadaan sarana dan prasarana penanganan
limbah, mentoring, dan evaluasi.
I.
Sistem
Penanganan Limbah Cair Domestik
Cubluk

Berupa lubang yang diberi dinding tidak
kedap air dan diberi tutup pada bagian atasnya. Limbah dari jamban langsung
dialirkan ke dalam cubluk.
Pengertian Pencemaran Suara
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang
dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan
perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan peri kehidupan dan kesejahteraan
manusia beserta makhluk hidup lainnya. Limbah adalah sisa suatu usaha dan atau
kegiatan.
Pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya
atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam
lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke
tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak berfungsi sesuai
peruntukannya. Bahan penyebab pencemaran disebut polutan.
Pengertian Pencemaran Tanah
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang
dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan
perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan peri kehidupan dan kesejahteraan
manusia beserta makhluk hidup lainnya. Limbah adalah sisa suatu usaha dan atau
kegiatan.
Pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya
atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam
lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke
tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak berfungsi sesuai
peruntukannya. Bahan penyebab pencemaran disebut polutan.
Pengertian Pencemaran Air
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang
dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan
perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan peri kehidupan dan kesejahteraan
manusia beserta makhluk hidup lainnya. Limbah adalah sisa suatu usaha dan atau
kegiatan.
Pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya
atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam
lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke
tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak berfungsi sesuai
peruntukannya. Bahan penyebab pencemaran disebut polutan.

Pengertian Pencemaran Udara
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan peri kehidupan dan kesejahteraan manusia beserta makhluk hidup lainnya. Limbah adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan.
Pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya
atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam
lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke
tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak berfungsi sesuai
peruntukannya. Bahan penyebab pencemaran disebut polutan.

Minggu, 06 Juli 2014
Arthropoda
Arthropoda (Latin, arthros = ruas atau
sendi, podos = kaki) adalah hewan yang memiliki kaki dan tubuh beruas-ruas atau
berbuku-buku, triploblastik, dan selomata (berongga tubuh sejati).
Ciri-Ciri
- Ukuran dan bentuk tubuh Arthropoda
Ukuran bervariasi, ukuran
kecil kurang dari 0,01 mm (misal tungau dan kutu) hingga yang berukuran lebih
dari 3 m. Bentuk tubuh Arthropoda sangat bervariasi. Tubuhnya simetri bilateral
dan dilindungi oleh eksoskeleton (rangka luar). Arthropoda memiliki anggota
tubuh dengan struktur dan fungsi yang berbeda-beda, misal sayap untuk terbang,
kaki untuk berjalan atau berenang, capit untuk menangkap mangsa, alat kopulasi,
alat untuk pertahanan tubuh, dan alat reseptor sensori.
Echinodermata
Echinodermata
(Yunani, echino = landak, derma = kulit) adalah kelompok hewan berkulit
duri, triploblastik, dan selomata.
Ciri-Ciri
- Ukuran dan bentuk tubuh
•
Ukuran bervariasi dengan diameter 1 – 36 cm
•
Saat
larva, echinodermata hidup sebagai plankton dan
bentuknya
simetri bilateral kemudian bermetamorfosis hingga dewasa
bentuknya simetri
radial lima penjuru
•
Echinodermata ada yang berbentuk seperti
bintang, bulat, pipih-bundar, bulat memanjang atau seperti tumbuhan
•
Echinodermata tidak memiliki kepala dan tubuh tersusun dalam sumbu oral-aboral
Jumat, 04 Juli 2014
Kamis, 03 Juli 2014
Rabu, 02 Juli 2014
Chordata
Chordata berasal dari bahasa Yunani (chordata
=
tali).
Jadi, Chordata berarti hewan yang mempunyai chorda (tali) di bagian punggung.
Ciri-Ciri
Chordata
• Triploblastik
selomata
• Tubuh bersegmen
• Sistem
tubuh sudah berkembang sempurna
• Memiliki notokord, yaitu kerangka
berbentuk batangan keras tetapi lentur. Notokord terletak di antara saluran
pencernaan dan tali saraf, memanjang sepanjang tubuh membentuk sumbu kerangka.
• Memiliki tali saraf tunggal,
berlubang terletak dorsal terhadap notokord, dan memiliki ujung anterior yang
membesar berupa otak.
• Memiliki ekor yang memanjang ke
arah posterior terhadap anus.
• Memiliki celah faring
Langganan:
Postingan (Atom)





