Minggu, 06 Juli 2014

Echinodermata


Echinodermata (Yunani, echino = landak, derma = kulit) adalah kelompok hewan berkulit duri, triploblastik, dan selomata.
Ciri-Ciri
  1. Ukuran dan bentuk tubuh
       Ukuran bervariasi dengan diameter 1 – 36 cm
       Saat larva, echinodermata hidup sebagai plankton dan  bentuknya simetri bilateral kemudian  bermetamorfosis hingga dewasa bentuknya simetri radial lima penjuru
       Echinodermata ada yang berbentuk seperti bintang, bulat, pipih-bundar, bulat memanjang atau seperti tumbuhan
       Echinodermata tidak memiliki kepala dan tubuh tersusun dalam sumbu oral-aboral

2.       Struktur dan fungsi tubuh Echinodermata
       Tubuh tampak kasar dengan adanya tonjolan kerangka atau duri
       Memiliki kulit tipis untuk menutupi rangka mesodermal yang terletak di dalam tubuh, terdiri atas pelat-pelat kapur (osikula) (dapat digerakkan atau tidak)
       Tubuh terbagi menjadi lima simetri, terdiri atas daerah ambulakral (penjuluran kaki tabung) dan daerah interambulakral (tidak ada kaki tabung)
       Tubuh memiliki daya regenerasi yang tinggi
       Memiliki sistem pembuluh air (sistem ambulakral) pada rongga tubuhnya untuk menggerakkan kaki tabung yang berfungsi untuk merayap berpegangan pada substrat, memegang mangsa, dan bernapas
       Sistem ambulakral terdiri atas madreporit, saluran batu, saluran cincin, saluran radial, slauran lateral, ampula, dan kaki tabung
       Memiliki sistem pencernaan lengkap mulai dari mulut, esofagus, lambung, usus, dan anus
       Bernapas dengan insang kulit.
Reproduksi
Dapat bereproduksi secara aseksual dan seksual. Secara aseksual dengan pembelahan fisi, yaitu penyekatan dan pemisahan pisin pusat (piringan kecil di pusat tubuh), kemudian masing-masing bagian tubuh yang terpisah akan melakukan regenerasi menjadi individu yang lengkap. Pembuahan terjadi secara eksternal yang akan menghasilkan larva berbentuk simetri bilateral.
Klasifikasi
1.       Asteroidea
       Dikenal sebagai bintang laut karena memiliki bentuk tubuh seperti bintang pentamer dengan lima buah lengan
       Permukaan tubuhnya terdapat duri-duri, papula, insang kulit dan pediselaria
       Mulut terletak di pusat pisin oral, sedangkan anus terletak dipusat pisin aboral yang berdekatan dengan madreporit
       Karnivor yang memakan hewan invertebrata lain, ikan, dan bangkai
       Memiliki daya regenerasi yang tinggi dan dapat melakukan pemotongan bagian lengannya bila mengalami gangguan
       Bereproduksi secara aseksual dan seksual. Secara aseksual yaitu dengan pembelahan fisi, melalui pembuahan sel telur oleh sperma yang terjadi secara eksternal (di air) dan menghasilkan blastula berbentuk simetri bilateral yang dapat berenang bebas
       Contoh Asteroidea : Luidia, Asterias forbesi, Linckia, Astropecten.



2.       Ophiuroidea
       Berbentuk bintang mengular dengan pisin pusat kecil dan memiliki lima lengan yang panjang dan langsing, yang terkadang bercabang-cabang
       Memiliki mulut di bagian oral tetapi tidak memiliki anus. Sisa pencernaan makanan dimuntahkan (dikeluarkan) melalui mulut
       Alat reproduksi bersifat gonokoris dan pembuahan terjadi secara eksternal menghasilkan larva berbentuk simetri bilateral yang berenang bebas
       Contoh : Ophiothrix fragilis, Ophiomyxa, dan Gorgonocephalus.



3.       Echinoidea
       Dikenal dengan bulu babi /dolar pasir
       Bentuk tubuh bulat seperti bola dan tidak memiliki lengan namun mempunyai duri-duri yang dapat digerakkan
       Pada umumnya, Echinoidea memiliki dua macam duri; duri panjang dan duri pendek. Pada spesies tertentu, duri mengandung racun untuk pertahanan diri, misalnya Asthenosoma
       Memiliki sistem pencernaan yang lengkap, meliputi mulut, esofagus, lambung, usus yang panjang dan melingkar, rektum, dan anus
       Memakan ganggang, hewan kecil, bangkai dan sisa bahan organik
       Bereproduksi secara generatif dan bersifat diesis atau alat kelamin gonokoris. Pembuahan sel telur oleh sperma terjadi secara eksternal dan menghasilkan larva ekinopluteus yang berbentuk simetri bilateral
Terdapat sekitar 950 spesies yang teridentifikasi antara lain :
ü  Bulu babi, misalnya Cidaris dan Diadema
ü  Bulu babi jantung tubuh berbentuk oval agak panjang misalnya, Spatangus, Meoma ventricosa dan Echinocardium flavescens.
ü  Dolar pasir, tubuh pipih dan bundar misalnya Clypeaster dan Fibularia





4.       Crinoidea
       Dikenal sebagai lili laut karena bertangkai mirip bunga lili
       Crinoidea yang tidak bertangkai disebut bintang bulu
       Terdiri atas kelopak (kaliks) berbentuk mangkuk kecil dan lima buah lengan yang bagian pangkalnya bercabang
       Memiliki daya regenerasi yang besar
       Mulut terletak di bagian oral yang dikelilingi lengan. Bagian oral menghadap ke atas. Sisa pencernaan dibuang melalui anus yang terletak di bagian oral. Bereproduksi secara seksual dan bersifat gonokoris. Pembuatan terjadi secara eksternal dan telur dilekatkan pada pinula (cabang-cabang kecil pada lengan)
       Contoh Crinoidea : lili laut (Ptilocrinus pinnatus) dan bintang bulu (Antedon bifida dan Antedon loveni).



5.       Holothuroidea
       Disebut mentimun laut
       Tubuhnya berbentuk silindris (bulat memanjang) berukuran sekitar 15 – 35 cm
       Permukaan tubuhnya tidak keras dan tidak berduri
       Makanannya berupa plankton dan sisa bahan organik
       Bernapas dengan alat pernapasan yang disebut pohon pernapasan dan seluruh permukaan tubuhnya
       Memiliki sistem peredaran darah hemal yang terdiri atas sebuah sinus cincin hemal dan sinus radial hemal yang sejajar dengan saluran cincin dan saluran radial sistem pembuluh air
       Tidak memiliki jantung
       Memiliki daya regenerasi yang tinggi
       Menghindari musuhnya dengan cara eviserasi yaitu autotomi dan pelepasan sebagian alat tubuhnya melalui sobekan kloaka, misalnya tentakel sebagian saluran pencernaan atau gonad, kemudian dapat diregenerasikan dalam beberapa hari oleh sel-sel di bagian dalam tubuh
       Bereproduksi secara aseksual, bersifat gonokoris atau hermafrodit, dan pembuahan terjadi secara eksternal
       Contoh : Cucumaria sp. , Holothuria edulis dan Thyone sp.




Peranan Echinodermata dalam Kehidupan Manusia
1.       Menguntungkan              :
a.       Bulu babi dan telur landak laut banyak dikonsumsi manusia.
b.      Timun laut juga dapat dijadikan panganan keripik timun laut.
c.       Sebagai pembersih pantai karena memakan bangkai.
2.       Merugikan                          :
Bintang laut yang sering memakan kerang mutiara di tempat budidaya kerang mutiara.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar